
Ini adalah situs informasi independen, bukan laman resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional. Untuk informasi kelembagaan, gunakan brin.go.id.
Ulasan publikasi · 2017
Wilayah kajian
Penelitian yang dimuat dalam Agrikan pada 2017 mengkaji tumbuhan mangrove di Kabupaten Merauke melalui lokasi Kampung Nasem di Naukenjerai, Payum di Distrik Merauke, serta Kumbe di Semangga.
Metode pengamatan
Peneliti menggunakan pengamatan vegetasi dengan transek di tiga kawasan pesisir. Studi ini memuat identifikasi jenis serta komposisi mangrove yang berbeda antarlokasi, sehingga hasilnya harus dibaca dalam konteks lokasi dan waktu penelitian.
Relevansi konservasi
Pengamatan keragaman vegetasi merupakan landasan awal bagi pengelolaan mangrove, tetapi keputusan konservasi membutuhkan pembaruan kondisi lapangan dan konsultasi dengan masyarakat setempat.
Sumber publikasi: Baca penelitian asli. Artikel ini merupakan ringkasan independen, bukan laporan kegiatan resmi BRIN.